Thursday, August 31, 2017

Prinsip-prinsip Pembelajaran Tematik Terpadu

Prinsip-prinsip Pembelajaran Tematik Terpadu : 

sumber:  http://salam-pengetahuan.blogspot.co.id/2015/08/prinsip-prinsip-pembelajaran-tematik.html


Pembelajaran Tematik dilaksanakan siswa dengan berpedoman dengan beberapa prinsip yakni Prinsip Penggalian Tema, Prinsip Pelaksanaan, Prinsip Evaluasi dan Prinsip Reaksi sebagaimana dikemukakan oleh Tim Pengembang PGSD (1996/1997) sebagai berikut :
1. Prinsip Penggalian Tema
  • Tema yang dipilih tidak terlalu luas dan tidak telalu sempit
  • Tema hendaknya bermakna bagi siswa
  • Tema yang dipilih sesuai dengan tingkat perkembangan siswa
  • Tema menggambarkan peristiwa-peristiwa yang otentik
  • Ada keseimbangan antara kurikulum dan harapan masyarakat
  • Mempertimbangkan kesediaan sumber belajar
2. Prinsip Pelaksanaan
  • Guru bukanlah aktor tunggal dalam pembelajaran
  • Terjadi pemberian tanggung jawab yang jelas, baik secara individu maupun kelompok
  • Guru hendaknya bersikap akomodatif terhadap ide-ide yang muncul 
3. Prinsip Evaluasi
  • Menekankan pada terjadinya evaluasi diri pada siswa
  • Bersifat otentik
  • Mencakup berbagai aspek
  • Menggunakan alat evaluasi yang beragam
  • Bersifat berkesinambungan 
4. Prinsip Reaksi
  • Terjadi keseimbangan antara pencapaian instructional effect dan nurturant effect
  • Guru hendaknya memberikan reaksi atas reaksi siswa dalam sebuah kejadian

Sunday, August 27, 2017

Macam-macam Angin beserta Contoh Gambar dan Penjelasannya



Macam-macam Angin beserta Contoh Gambar dan Penjelasannya
Pengertian angin
Angin merupakan salah satu unsur yang dapat mempengaruhi kondisi iklim dan cuaca. Angin adalah pergerakan udara yang disebabkan adanya perbedaan tekanan udara.
Proses terjadinya angin
Udara yang tertekan akan bergerak dari daerah dengan tekanan udara tinggi ke daerah dengan tekanan yang lebih rendah untuk mengisi ruang.  Udara yang dingin memiliki tekanan lebih tinggi dibandingkan udara yang lebih panas atau bersuhu lebih tinggi. Masih ingatkah kamu alat yang digunakan untuk mengukur tekanan udara?  Tekanan udara yang dipengaruhi suatu kondisi tertentu di suatu kawasan menyebabkan adanya angin lokal.
Macam-macam angin (Jenis-jenis angin)
Beberapa contoh angin lokal antara lain adalah angin darat dan angin laut, angin gunung dan angin lembah, serta angin jatuh.
1. Angin Darat dan Angin Laut
Angin darat bertiup dari darat menuju laut, sedang angin laut bertiup dari laut menuju ke darat. Angin darat dan angin laut dapat terjadi karena adanya perbedaan penyerapan panas Matahari antara daratan dan lautan.
Proses terjadinya angin darat dan angin laut
Angin laut terjadi pada siang hari, karena suhu di darat lebih tinggi karena pantulan panas matahari merenggangkan udara di daratan. Karena merenggang, udara di daratan naik sehingga tekanannya turun dan menyebabkan udara bergerak dari lautan ke daratan.

Angin darat terjadi pada malam hari, karena suhu di laut pada waktu malam lebih tinggi karena air laut dapat menahan panas matahari yang telah diperoleh pada siang hari. Sedang di daratan, udara lebih dingin karena daratan tidak mendapat pemanasan dan tidak dapat mengikat panas lebih lama dari air. Karena suhu panas tersebut, udara di lautan merenggang sehingga tekanan udara di lautan turun dan menyebabkan udara bergerak dari darat ke lautan.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQPR2uy3qHVZn9ZKrsLCMYufrAFg7WvisJqXqucCp2oOwNDG3Ub3lRgWj5JG_tcJQ0P_S8ac-6L_jYvPEmmFqnnEiPSMVevjAXn7dJ0K7a_GrJN2S4VK7wfMXy-JqRxDHReE4JXUYQvELf/s640/angin+darat+dan+laut.JPG
Gambar: Contoh (a) Angin darat dan (b) angin laut

2. Angin Gunung dan Angin Lembah

Selain di antara daratan dan lautan, perbedaan pemanasan juga terjadi di antara kawasan pegunungan dan lembah.

Pada siang hari, pegunungan lebih dulu mendapat pemanasan dibandingkan lembah. Karenanya, udara di gunung pada siang hari lebih renggang, maka tekanan udara di gunung menjadi lebih rendah. Karena rendahnya tekanan udara di gunung, udara yang ada di lembah bergerak naik ke gunung sebagai angin lembah.

Pada malam hari, pegunungan lebih dulu mendingin, sedangkan lembah masih hangat. Oleh sebab itu udara di lembah pada malam hari lebih renggang, maka tekanan udara di lembah pun menjadi lebih rendah. Rendahnya tekanan udara di lembah menyebabkan udara yang ada di gunung bergerak turun ke lembah sebagai angin gunung
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjTD_042swGgm7MLTXxh_wrlPp8DvG4swh2vFhpvuvxgVf6tPjw9eO59z_BV4FLSJph0ULFsqCimmgET-dNQaCQkgZ1YuluNTjuM-QOSzgems4G65nTuqBR6fjKgF72PJ0lfZ6TAsTmuH3j/s640/angin+gunung+dan+angin+lembah.JPG
Gambara: Contoh (a) angin gunung dan (b) angin lembah

3. Angin Siklon dan Angin Antisiklon
Angin siklon adalah udara yang bergerak dari beberapa daerah bertekanan udara tinggi menuju titik pusat tekanan udara rendah. Gerakan udara ini terlihat berputar dari beberapa daerah bertekanan udara tinggi yang mengelilingi daerah bertekanan udara rendah.

Adapun angin antisiklon bergerak dari suatu daerah sebagai pusat bertekanan udara tinggi menuju daerah bertekanan udara rendah yang mengelilinginya. Gerakan udara ini terlihat berputar menyebar ke arah daerah bertekanan udara rendah. Arah perputaran angin siklon dan antisiklon di belahan bumi utara dan belahan bumi selatan berbeda.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjtTtG2HuoXcmjSRgrd2GOkoZg0vmE5ATcAwsbm5R53MaRrkB0NFNzmspRKiuqhcx4VBsU0QgvTBuVBCo0wr0NqLSaN5eurDcvb-u5MAamm7hJLproWixMZ2wY8xwhRpbUhJWLncDwrHqIR/s640/angin+siklon+dan+antisiklon.JPG
Gambar: Contoh angin siklon dan angin antisiklon

4. Angin Fohn
Angin yang turun di lereng pegunungan, bersifat kering dan panas dinamakan angin fohn. Angin fohn terjadi karena udara yang turun mendapatkan pemanasan secara dinamis yang diikuti turunnya kelembapan nisbi. Akibatnya udara yang mencapai daratan berupa udara panas dan kering.
Nama lain angin fohn
Angin fohn di setiap daerah memiliki nama yang berbeda-beda. Di Probolinggo dan Pasuruan Jawa Timur dikenal dengan nama angin gending. Di daerah Tegal, Brebes, dan Cirebon angin fohn dikenal dengan nama angin kumbang. Angin brubu dikenal di daerah Makassar, sedangkan di Papua dikenal dengan nama angin wambrau. Adapun di daerah Deli, angin fohn disebut dengan angin bahorok, yang sering menyebabkan terjadinya kerusakan pada tanaman tembakau.

Selain angin lokal, terdapat angin yang bertiup dalam suatu kawasan yang lebih luas, yaitu angin monsun atau angin musim atau angin muson. 
Macam-macam angin monsun (muson)
Angin monsun yang terjadi di Indonesia ada dua, yaitu monsun barat dan monsun timur. Angin monsun ini disebabkan adanya perbedaan tekanan udara dua benua yang mengapit kepulauan Indonesia, yaitu Benua Asia yang kaya perairan dan Australia yang kering.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi-CN35sZFDZDUKh6YKaj3o_RBuND1Zzj4-gwrBUFMiKClbHSslWF_HHpFrEHyOiWj6He9HkXAFu6SYg7ErGKfdEQcXavrD1xoRtoMzph2sedTGlmck7MF1g1_aOyATF9BZIZh0-T5old1O/s640/angin+muson.JPG
Gambar: Contoh (- - - -) angin muson barat dan (-----) angin muson timur

a. Angin Monsun Barat
Angin monsun barat terjadi pada bulan Oktober-April. Pada bulan-bulan itu kedudukan matahari berada di belahan bumi selatan. Akibatnya, belahan bumi selatan suhunya lebih tinggi dari pada belahan bumi utara. Oleh karena itu angin bertiup dari belahan bumi utara ke belahan bumi selatan.
b. Angin Monsun Timur
Angin monsun timur terjadi pada bulan April-Oktober. Saat itu kedudukan matahari berada di belahan bumi utara. Dapatkah kamu menjelaskan mengapa angin monsun timur bertiup dari belahan bumi selatan ke utara?

Saturday, August 26, 2017

Prinsip-Prinsip Pembelajaran Tematik Terpadu pada Kurikulum 2013

Prinsip-Prinsip Pembelajaran Tematik Terpadu pada Kurikulum 2013
Pembelajaran tematik terpadu memiliki prinsip-prinsip sebagai berikut :
  • Peserta didik mencari tahu, bukan diberi tahu.
  • Fokus pembelajaran diarahkan kepada pembahasan kompetensi melalui tema yang paling dekat dengan kehidupan peserta didik.
  • Terdapat tema yang menjadi pemersatu sejumlah kompetensi dasar yang berkaitan dengan berbagai konsep, keterampilan dan sikap.
  • Sumber belajar tidak terbatas pada buku.
  • Peserta didik dapat bekerja secara mandiri maupun berkelompok sesuai dengan karakteristik kegiatan yang dilakukan.
  • Guru harus merencanakan dan melaksanakan pembelajaran agar dapat mengakomodasi peserta didik yang memiliki perbedaan tingkat kecerdasan,  pengalaman, dan ketertarikan terhadap suatu topik.
  • Kompetensi Dasar mata pelajaran yang tidak dapat dipadukan dapat diajarkan tersendiri.
  • Memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik (direct experiences) dari hal-hal yang konkret menuju ke abstrak.
  • Kegiatan pembelajaran tematik yang dirancang dalam silabus bukan merupakan urutan kegiatan pembelajaran, melainkan bentuk kegiatan pembelajaran untuk mencapai Kompetensi Dasar guru dapat melakukan penyesuaikan.

Thursday, August 24, 2017

salam pembuka

Assalamu Alaikum Wr Wb

Alhamdulillah kami panjatkan kehadirat Ilahi atas terciptanya sebuah literatur pendidikan yang akan kami hadirkan guna menunjang kegiatan belajar mengajar . Sholawat serta salam semoga tercurahkan kehadirat Nabi Muhammad Saw yang menunjukkan kita cahaya untuk melangkah menjadi insan yang lebih baik.

Semoga apa yang kami ciptakan dapat bermanfaat bagi semua pihak, membantu menyukseskan sebuah pembelajaran yang dinamis.

terima kasih

abid ma'had
24 Agustus 2017